Macro mineral dan micro mineral : A Short Review (June 2010)
Part 1: Micro meneral
Fe
Besi (Fe) merupakan komponen mikromineral yang keberadaannya dapat ditemukan pada hemoglobin dan mioglobin (pigmen warna merah pada daging). Fe juga merupakan komponen dari enzim superoksida dismutase, peroksidase dan katalase. Oleh karena itu, peran mineral Fe sering dikaitkan pada transportasi oksigen dan pernapasan sel.
konsumsi:
1. anak-anak : 11 mg/day
2. dewasa : 13 mg/day
3. wanita normal: 12 mg/day (dan akan kehilangan sebesar 30 mg/day apabila kita mengalami menstruasi/periode)
4. wanita hamil : 11 mg/ day (fenomena hemodillution sering ditemukan pada wanita hamil yakni akibat pengenceran hemoglobin akibat penambahan volume darah. Penambahan volume darah ini secara alami terjadi karena persiapan untuk melahirkan = mengeluarkan banyak darah)
Upper Limit (UL) : 45 mg/day
Terdapat dua bentuk simpanan Fe di dalam tubuh, yakni ferritin dan hemosiderin. Hemosiderin membutuhkan protein transpor transferin untuk memobilisasi ke seluruh tubuh.
Penyerapan Fe dipengaruhi oleh keberadaan asam askorbat ataupun HCl pada lambung. Hal ini dikarenakan keberadaan asam akan mereduksi fe3+ menjadi Fe2+ (bentuk yang dapat diserap oleh tubuh)
Penyerapan Fe juga akan semakin meningkat bila dikomsumsi dengan asam amino tertentu.
Protein hewani memiliki bioavabilitas Fe yang cukup tinggi, yaitu 10-25%, sementara itu plant based protein bioavabilitasnya rendah hanya 1-5%. Penyerapan Fe akan terhambat oleh logam Co, Pb, Sr, Mn dan Zn. Adanya senyawa fitat (misal pada kedelai mentah) dapat pula menghambat penyerapannya, karena asam fitat memiliki 6 buah gugus posphat yang sangat mudah bereaksi dengan logam valensi 2.
ANEMIA dapat disebabkan oleh 3 hal yaitu
1. Genetik (akibat perubahan struktur asam amino pada posisi ke-6 dari glutamin menjadi valin)
contohnya : Tallasemia dan sickle cell anemia
2. Kekurangan RBC (Red blood cell)
misalnya : applastic anemia (tidak dapat membentuk Hb sama sekali), Haemoragic (pendarahan spontan), dan hemolisis
3. Kekurangan Hb
misalnya : pernicious anemia (akibat kekurangan vit.B12 juga)
Iodin
Recommended Daily Acceptance (RDA) : 150 mg/d
UL : 1000 mg /d
Iodin merupakan mineral yang terkait dengan kelenjar tiroid. Fungsinya ialah mengatur metabolisme basal tubuh. Goiter (penyakit gondok) disebabkan oleh pembengkakan kelenjar tiroid. Jadi kekurangan iodin dalam tubuh mengakibatkan kelenjar tiroid memperbesar dirinya karena mencari-cari iodin dalam tubuh. Kalau penyakit ini telah muncul, maka segera lakukan operasi dengan memotong bagian kelenjar yang mengalami pembengkakan (bukan memotong kelenjar tiroidnya ya..)
Kekurangan konsumsi iodin pada ibu hamil akan mengakibatkan bayi mengalami kretinisme bahkan dapat mengalami mental retardation (keterbelakangan mental, red).
Penyakit gondok umumnya ditemukan pada masyarakat yang sering mengkonsumsi singkong, lobak, kol dan air sadah. Kenapa?, karena bahan pangan tersebut tergolong goitrogen (zat yang menghambat penyerapan iodin didalam tubuh). Namun, hal ini tidak berarti kita tidak boleh mengkonsumsi singkong dsb.nya ya..Tentu saja boleh mengkonsumsi hal tersebut asal diimbangi asupan iodin seimbang (ikan asin, garam beryodium).
Kelenjar tiroid akan menghasilkan 2 jenis hormon, yaitu calcitonin (mengatur metablisme kalsium dalam tubuh) dan T3-T4.
Nah, Apa itu T3 dan T4?
T3 adalah nama lain triiodotironin (mengandung 59 % iodin) yang dapat disintesis dari MIT + DIT (mono- dan diiodotironin). Sementara itu T4 adalah hormon tiroksin (mengandung 65 % iodin) yang dapat disintesis dari DIT + DIT.
Penyerapan iodin dalam tubuh akan terganggu apabila ada perklorat dan thiosianat.
Zink
merupakan kofaktor dari 200 metaloenzyme. Berperan dalam metabolisme DNA-RNA, patofisiologi dan pankreatik insulin. Kekurangan Zn akan mengakibatkan diare, impairment immune, hipogonadisme dan hipogeusia (kehilangan indera pencecap).
UL : 40 mg/day
Selenium
Mineral selenium terkait dengan enzim antioksidan yang terdapat pada sitoplasma sel (Zn, Se dan Cu SOD-superoksida dismutase). Fungsinya untuk mengaktivasi hormon tiroksin. GPX (gluthatione Peroxidase an selenium-dependent enzyme) juga merupakan enzim yang berperan sebagai antioksidan di dalam tubuh.
RDA : 55 mikrograms/day
UL : 400 mikrograms/day
Chromium – mineral yang berasosiasi dengan insulin
Copper (tembaga)
untuk sintesis Hb dan kolagen
RDA : 900 mikrograms/d
UL : 1000 mikrograms/d
Semoga bermanfaat..
Macro mineral dan micro mineral : A Short Review (June 2010)
Part 1: Micro meneral
FeBesi (Fe) merupakan komponen mikromineral yang keberadaannya dapat ditemukan pada hemoglobin dan mioglobin (pigmen warna merah pada daging). Fe juga merupakan komponen dari enzim superoksida dismutase, peroksidase dan katalase. Oleh karena itu, peran mineral Fe sering dikaitkan pada transportasi oksigen dan pernapasan sel.
konsumsi:1. anak-anak : 11 mg/day2. dewasa : 13 mg/day3. wanita normal: 12 mg/day (dan akan kehilangan sebesar 30 mg/day apabila kita mengalami menstruasi/periode)4. wanita hamil : 11 mg/ day (fenomena hemodillution sering ditemukan pada wanita hamil yakni akibat pengenceran hemoglobin akibat penambahan volume darah. Penambahan volume darah ini secara alami terjadi karena persiapan untuk melahirkan = mengeluarkan banyak darah)Upper Limit (UL) : 45 mg/day
Terdapat dua bentuk simpanan Fe di dalam tubuh, yakni ferritin dan hemosiderin. Hemosiderin membutuhkan protein transpor transferin untuk memobilisasi ke seluruh tubuh.Penyerapan Fe dipengaruhi oleh keberadaan asam askorbat ataupun HCl pada lambung. Hal ini dikarenakan keberadaan asam akan mereduksi fe3+ menjadi Fe2+ (bentuk yang dapat diserap oleh tubuh)Penyerapan Fe juga akan semakin meningkat bila dikomsumsi dengan asam amino tertentu.Protein hewani memiliki bioavabilitas Fe yang cukup tinggi, yaitu 10-25%, sementara itu plant based protein bioavabilitasnya rendah hanya 1-5%. Penyerapan Fe akan terhambat oleh logam Co, Pb, Sr, Mn dan Zn. Adanya senyawa fitat (misal pada kedelai mentah) dapat pula menghambat penyerapannya, karena asam fitat memiliki 6 buah gugus posphat yang sangat mudah bereaksi dengan logam valensi 2.ANEMIA dapat disebabkan oleh 3 hal yaitu1. Genetik (akibat perubahan struktur asam amino pada posisi ke-6 dari glutamin menjadi valin)contohnya : Tallasemia dan sickle cell anemia2. Kekurangan RBC (Red blood cell)misalnya : applastic anemia (tidak dapat membentuk Hb sama sekali), Haemoragic (pendarahan spontan), dan hemolisis3. Kekurangan Hbmisalnya : pernicious anemia (akibat kekurangan vit.B12 juga)
IodinRecommended Daily Acceptance (RDA) : 150 mg/dUL : 1000 mg /dIodin merupakan mineral yang terkait dengan kelenjar tiroid. Fungsinya ialah mengatur metabolisme basal tubuh. Goiter (penyakit gondok) disebabkan oleh pembengkakan kelenjar tiroid. Jadi kekurangan iodin dalam tubuh mengakibatkan kelenjar tiroid memperbesar dirinya karena mencari-cari iodin dalam tubuh. Kalau penyakit ini telah muncul, maka segera lakukan operasi dengan memotong bagian kelenjar yang mengalami pembengkakan (bukan memotong kelenjar tiroidnya ya..)Kekurangan konsumsi iodin pada ibu hamil akan mengakibatkan bayi mengalami kretinisme bahkan dapat mengalami mental retardation (keterbelakangan mental, red).Penyakit gondok umumnya ditemukan pada masyarakat yang sering mengkonsumsi singkong, lobak, kol dan air sadah. Kenapa?, karena bahan pangan tersebut tergolong goitrogen (zat yang menghambat penyerapan iodin didalam tubuh). Namun, hal ini tidak berarti kita tidak boleh mengkonsumsi singkong dsb.nya ya..Tentu saja boleh mengkonsumsi hal tersebut asal diimbangi asupan iodin seimbang (ikan asin, garam beryodium).Kelenjar tiroid akan menghasilkan 2 jenis hormon, yaitu calcitonin (mengatur metablisme kalsium dalam tubuh) dan T3-T4.Nah, Apa itu T3 dan T4?T3 adalah nama lain triiodotironin (mengandung 59 % iodin) yang dapat disintesis dari MIT + DIT (mono- dan diiodotironin). Sementara itu T4 adalah hormon tiroksin (mengandung 65 % iodin) yang dapat disintesis dari DIT + DIT.Penyerapan iodin dalam tubuh akan terganggu apabila ada perklorat dan thiosianat.
Zinkmerupakan kofaktor dari 200 metaloenzyme. Berperan dalam metabolisme DNA-RNA, patofisiologi dan pankreatik insulin. Kekurangan Zn akan mengakibatkan diare, impairment immune, hipogonadisme dan hipogeusia (kehilangan indera pencecap).UL : 40 mg/day
SeleniumMineral selenium terkait dengan enzim antioksidan yang terdapat pada sitoplasma sel (Zn, Se dan Cu SOD-superoksida dismutase). Fungsinya untuk mengaktivasi hormon tiroksin. GPX (gluthatione Peroxidase an selenium-dependent enzyme) juga merupakan enzim yang berperan sebagai antioksidan di dalam tubuh.RDA : 55 mikrograms/dayUL : 400 mikrograms/day
Chromium – mineral yang berasosiasi dengan insulin
Copper (tembaga)untuk sintesis Hb dan kolagenRDA : 900 mikrograms/dUL : 1000 mikrograms/d
Semoga bermanfaat..